Osteoporosis atau kerapuhan tulang terjadi akibat berkurangnya progresif densitas pada tulang normal (bone mineral density). Osteoporosis juga sering disebut silent diseases karena penyakit ini datang secara perlahan-lahan, sering tidak terdiagnosis dan baru terasa jika terjadi kecelakaan yang menyebabkan patah tulang atau keretakan tulang.
Biasanya, pada wanita usia 35-38 tahun kepadatan tulang sudah mencapai puncaknya. Setelah menopouse (pada 10 tahun pertama), kepadatan tulang wanita mulai berkurang, rata-rata sekitar 1-3 % pertahun akibat berkurangnya hormon estrogen. Sementara itu, penurunan hormon testosteron merupakan salah satu penyebab terjadinya osteoporosis pada kaum pria. Kondisi ini terjadi pada hampir sepertiga kaum pria yang berusia > 75 tahun.
Faktor-faktor pemicu osteoporosis
Jenis kelamin wanita
Kerangka tulang yang tipis/kecil
Bertambahnya usia
Faktor keturunan/genetik
Memasuki masa menopouse
Menstruasi tidak normal
Kebiasaan makan yang salah(anoreksia/bulimia)
Kebiasaan mengkonsumsi makanan berkalsium rendah
Kebiasaan menggunakan obat-obatan seperti kortikosteroid atau antikonvulsan(anti kejang)
Tingkat testosteron rendah(pada laki-laki)
Aktivitas rendah
Kebiasaan merokok
Alcoholic
Bagaimana mencegah osteoporosis?
Yakni dengan melalui diet tinggi kalsium dan sumber zat gizi lainnya yang mendukung proses penyerapan kalsium. Asupan kalsium harus diberikan sejak dini, karena berpengaruh terhadap kondisi tulang di usia senja.
Angka kecukupan kalsium untuk lansia di Indonesia adalah 500 mg/hari. Sebaiknya kebutuhan kalsium tubuh di penuhi dari makanan alami. Jika asupan kalsium berlebihan(>2500 mg/hari) akan mengganggu proses penyerapan zat besi dan seng. Akibatnya bisa terjadi kencing batu dan kerusakan ginjal meningkat.
Aneka pangan sumber kalsium
1.Mengandung kalsium >300 mg
1 ekor belut ukuran sedang
3 sdm teri kering
1 ekor mujair goreng ukuran sedang
3 sendok makan bungkil kacang tanah
2 sdm rebon kering
3 sdm susu skim
2.Mengandung kalsium antara 200-300 mg
Satu potong keju berukuran sedang
Satu cangkir susu
Satu gelas yoghurt
3 sdm ikan bilis berukuran sedang
100 g bayam merah
Satu potong tahu murni berukuran besar(susu kedelai)
Penyerapan kalsium yang berasal dari makanan berkisar antara 30-50 %. Oleh karena itu perlu sumber zat gizi lain yang berfungsi meningkatkan penyerapan kalsium.
Selain kebiasaan merokok, hal penting lainnya adalah dengan menghindari makanan yang dapat menyebabkan hilangnya kalsium dalam kerangka tulang, contohnya: kafein, alkohol, minuman ringan berkarbonasi, garam, obat kortikosteroid dan daging.
semoga bermanfaat....
Salah satu mengurangi resikonya bisa berendam di air garam Bunda, itu yang pernah saya baca hehehehe..
BalasHapus