Tampilkan postingan dengan label panas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label panas. Tampilkan semua postingan
Minggu, 25 April 2010
Gondongen (Mumps) Bisa Menyebabkan Kemandulan?
Seperti kita ketahui bersama, salah satu komplikasi Mumps(Gondongen-B. Jawa) adalah orchitis(Radang testis). Nah, testis sendiri adalah tempat produksi sperma pada laki-laki. Kalo terjadi peradangan apakah bisa mengganggu produksi sperma? Tentu saja bisa, tapi angka kejadian terjadi kemandulan (infertilitas) sangat jarang. (Jadi lega nih?)
Menurut penelitian yang dilakukan Davis,dkk, 50 persen Orchitis menyebabkan atrophi testis(ukuran testis mengecil dari sebelumnya), hanya 13 % yang mengalami penurunan kesuburan, tapi jarang terjadi infertilitas. Dan tidak ada hubungan yang signifikan antara Orchitis dan Kanker testis. Pada penelitian tersebut juga ditemukan bahwa 3 tahun setelah sembuh, 24 % pria masih mengalami abnormalitas jumlah sperma.
OK deh bunda, yang penting, jangan pernah panik kalau anak kita terkena Mumps. Kan udah tau rahasianya....
Tapi tetep sedih ya, selain panasnya itu lo...wajah si anak jadi kaya Kiki dan Koko (The Chipmunk...D)
Kalo So Seo No kena gondongen, jadi gimana ya wajahnya? Soseono Chipmunk kali..... :)
Sabtu, 24 April 2010
PENYAKIT GONDONG (MUMPS)
Hm....sejak awal bulan April ini, kunjungan pasien yang menderita penyakit Gondong di puskesmas kami meningkat. Saya harus jaga tentara2 imun tetap kuat untuk mencegah tertular penyakit yang satu ini. Di rumah kan ada tiga anak balita.....kasian khan...kalo ketularan....
Penyakit Gondong atau Mumps, adalah infeksi virus yang menyerang kelenjar ludah (kelenjar parotis), kelenjar ludah ini ada 3 pasang, terletak di bawah atau di depan telinga.
GEJALA
Satu dari 5 orang yg terkena penyakit gondong, tak mempunyai tanda dan gejala, gejala biasanya timbul 2-3 minggu setelah terpapar infeksi virus Mumps, yakni :
Penyebabnya adalah virus Mumps(gondong), virus ini menyerang kelenjar ludah, sehingga penularan terjadi lewat air liur yang terhirup (droplet infection). Dapat pula menular lewat berbagi cangkir yang sama.
Penyakit ini sama menularnya dengan flu... D
KOMPLIKASI
Komplikasi penyakit ini cukup serius, diantaranya :
PENGOBATAN
Dokter biasanya akan memberikan obat untuk mengurangi gejala saja, mengingat penyakit ini disebabkan oleh virus, dimana pemberian antibiotik tidak bermanfaat.
Obat yang diberikan bisa berupa acetaminophen(paracetamol) atau anti inflamasi non steroid seperti Ibuprofen.
Selain itu, perlu dilakukan tindakan pencegahan supaya tidak terjadi penularan, yaitu dengan cara sbb :
Yaitu dengan vaksinasi MMR (Mumps, Measles,Rubella).
Vaksin ini diberikan dua kali, yaitu :
Penyakit Gondong atau Mumps, adalah infeksi virus yang menyerang kelenjar ludah (kelenjar parotis), kelenjar ludah ini ada 3 pasang, terletak di bawah atau di depan telinga.
GEJALA
Satu dari 5 orang yg terkena penyakit gondong, tak mempunyai tanda dan gejala, gejala biasanya timbul 2-3 minggu setelah terpapar infeksi virus Mumps, yakni :
- bengkak pada kelenjar ludah, nyeri, satu atau kedua sisi
- sakit saat menelan atau mengunyah
- demam
- kelemahan dan kelelahan
Penyebabnya adalah virus Mumps(gondong), virus ini menyerang kelenjar ludah, sehingga penularan terjadi lewat air liur yang terhirup (droplet infection). Dapat pula menular lewat berbagi cangkir yang sama.
Penyakit ini sama menularnya dengan flu... D
KOMPLIKASI
Komplikasi penyakit ini cukup serius, diantaranya :
- Orkitis. Kondisi ini menyebabkan pembengkakan salah satu atau kedua testis.
- Pankreatitis. yaitu radang pankreas. Tanda dan gejala pankreatitis termasuk rasa sakit di perut bagian atas, mual dan muntah.
- Ensefalitis,infeksi virus ini dapat menyebabkan peradangan otak (ensefalitis). Ensefalitis bisa menyebabkan masalah neurologis dan mengancam kehidupan. Meskipun serius, ensefalitis adalah komplikasi langka.
- Meningitis. Meningitis adalah infeksi dan radang selaput dan cairan yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang. Hal ini dapat terjadi jika virus gondong menyebar melalui aliran darah untuk menginfeksi sistem saraf pusat anda. Seperti ensefalitis, meningitis adalah komplikasi yang langka.
- Radang pada ovarium wanita. Rasa sakit di bawah perut dalam mungkin merupakan gejala dari masalah ini. Fertilitas tampaknya tidak akan terpengaruh.
- Gangguan pendengaran. Pada kasus yang jarang terjadi, gondok dapat menyebabkan kehilangan pendengaran, biasanya permanen, dalam satu atau kedua telinga.
- Keguguran. Terutama pada kehamilan usia muda.
PENGOBATAN
Dokter biasanya akan memberikan obat untuk mengurangi gejala saja, mengingat penyakit ini disebabkan oleh virus, dimana pemberian antibiotik tidak bermanfaat.
Obat yang diberikan bisa berupa acetaminophen(paracetamol) atau anti inflamasi non steroid seperti Ibuprofen.
Selain itu, perlu dilakukan tindakan pencegahan supaya tidak terjadi penularan, yaitu dengan cara sbb :
- Istirahat total sampai demam hilang
- Pisahkan penderita dari orang lain untuk menghindari penularan, 5 hari pertama penderita sangat infeksius
- Hindari makanan yang harus banyak dikunyah, ganti dengan sup, bubur, outmeal.
- Hindari minum masam atau jus, karena merangsang produksi air liur
- Kompres dingin pada kelenjar yang bengkak
- Minum banyak cairan
Yaitu dengan vaksinasi MMR (Mumps, Measles,Rubella).
Vaksin ini diberikan dua kali, yaitu :
- antara usia 12-15 bulan
- antara usia 4-6 tahun atau 11-12 tahun bila sebelumnya belum pernah mendapatkan vaksinasi.
Minggu, 25 Januari 2009
Bumiku yang menggersang
Global warming atau pemanasan suhu global pada dasarnya merupakan bagian dari perubahan iklim secara global.
Iklim adalah rata-rata cuaca harian dalam jangka waktu tertentu. Sedangkan cuaca terdiri dari variable suhu, kelembaban, arah dan kecepatan angin (Patz, 1996). Perubahan iklim termasuk perubahn rata-rata suhu harian, kelembaban, arah dan kecepatan angina membentuk pola musim seperti musim hujan, kemarau yang berkepanjangan, musim dingin, curah hujan yang luar biasa dan lain sebagainya. Sedangkan global warming adalah bagian dari perubahan iklim tersebut, yakni perubahan suhu rata-rata harian yang cenderung lebih tinggi dibanding sebelumnya.
Diperkirakan suhu bumi pada tahun 2100 meningkat antara 1,4 hingga 5,8 derajat celcius. Peningkatan suhu bumi disertai peningkatan permukaan air laut. Permukaan air laut juga meningkat antara 0,1 hingga 0,2 meter pada abad 20 dan akan lebih meningkat lagi pada abad 21. Akibat pemanasan suhu dunia, maka kutub utara maupun kutub selatan sedikit demi sedikit akan mencair. Tahun 1998 diketahui merupakan tahun terpanas dalam sejarah pencatatan suhu yang dipasang sejak tahun 1860(Baum, 2002). Jdi sebagai ibu, apa yang bisa kita lakukan untuk mengurangi pemanasan global? Pertama, buang sampah pada tempatnya. Ajarrkan juga untuk memilah-milah sampah pada anak kita. Mana sampah organik yang bisa kita buat kompos, dengan sampah lain yang bisa didaur ulang(plastik,logam,dll) Kedua, hemat listrik. Jangan biarkan charger bergelantungan tanpa hapenya. hi hi. Saat malam hari, matikan lampu-lampu yang tidak perlu. Ketiga, berjalan kaki atau naik sepeda bila bepergian ke tempat yang relatif dekat. Keempat, kurangi penggunaan bahan yang susah hancur dan dapat mencemari lingkungan(plastik,dll), belilah produk dalam kemasan besar, jangan sachet.Bawalah plastik/keranjang sendiri saat ke pasar/swalayan. Kelima,tanami halaman rumah dengan pepohonan hijau. Selain hawa menjadi segar, bisa juga mengurangi kelelahan mata. Keenam, kalau ada dana, belilah produk-produk yang hemat listrik, ramah lingkungan. Contoh, kompor yang berbahan bakar gas dari kotoran sapi, mobil hybrid, rumah/mobil/elektronik yang menggunakan energi matahari. Ketujuh, carilah informasi tentang cara mendaur ulang. Lumayan, menyelamatkan bumi sambil mencari uang tambahan(kalo laku dijual lho...) Kedelapan, ikhlaskan niat, karena apa yang kita lakukan adalah suatu kebaikan. Semoga Allah SWT ridho. Amin.
Langganan:
Postingan (Atom)

