Nutrisi adalah hal yang penting untuk mendapatkan tubuh yang sehat. Salah satunya adalah untuk ibu-ibu yang hamil anak pertama dengan resiko preeklamsi.
Apa sih preeklamsi?
Adalah suatu kondisi hipertensi pada kehamilan lebih dari 20 minggu.
Disebut hipertensi bila tekanan darah sistolik lebih dari 130 mmHg dan diastolik lebih dari 90 mmHg.
Kondisi preeklamsi ini akan membahayakan ibu dan janin. Ada suatu pendapat bahwa preeklamsi tidak dapat dicegah, namun penelitian membuktikan, bahwa diet yang tepat akan mengurangi resiko preeklamsi.
Diet untuk mencegah preeklamsi :
1. Vitamin C
Sebuah tim dari Seattle melaporkan hasil sebuah penelitian kasus kontrol tentang hubungan vitamin C dengan preeklamsi.3 Para peneliti menilai adanya paparan terhadap asam askorbat melalui pengukuran level dalam plasma darah dan melalui kuesioner intake makanan. Kedua metode tersebut menunjukkan bahawa perempuan dengan preeklamsi memiliki tingkat konsumsi asam askorbat yang kurang. Perempuan pada kelompok sepuluh persen terbawah kadar asam askorbat plasma empat kali kemungkinannya untuk mengalami preeklamsi. Temuan tentang hubungan khusus vitamin C ini sesuai dengan sebuah penelitian eksperimental randomisasi tentang suplementasi dua macam antioksidan (vitamin C dan E). Pada penelitian tersebut, yang dilakukan terhadap 283 perempuan risiko tinggi, preeklamsi secara nyata turun pada kelompok pemakai antioksidan (adjusted odds ratio [OR] 0,4; 95% confidence interval [CI] _ 0.17– 0.90).4 Selain itu, intervensi tersebut juga berhubungan dengan 21% (95% CI _ 4%–35%) penurunan rasio inhibator aktifator plasminogen 1 ke 2, sebuah penanda preeklamsi.
2.Minyak ikan
Minyak ikan merupakan kandidat yang mungkin untuk upaya pencegahan, karena efek asam lemak n-3 yang telah diketahui dalam penyeimbangan prostacyclin/thromboxane-A2 pada preeklamsi. Pada sebuah penelitian eksperimental pada tahun 1938–1939, 5644 perempuan dirandomisasi, dan penurunan preeklamsi sebesar 31% terjadi pada kelompok perlakuan.
3. Diet rendah garam
4. Diet rendah sukrosa (hati hati konsumsi gula)
Pada penelitian yang dilakukan oleh Norwegian Insitute didapatkan kesimpulan bahwa mengkonsumsi sayur, buah dan minyak sayur akan mencegah preeklamsi, sedangkan konsumsi daging olahan, minuman manis dan makanan kecil yang gurih meningkatkan resiko preeklamsi.
Rabu, 29 April 2009
Senin, 20 April 2009
BYE BYE OSTEOPOROSIS....
Osteoporosis atau kerapuhan tulang terjadi akibat berkurangnya progresif densitas pada tulang normal (bone mineral density). Osteoporosis juga sering disebut silent diseases karena penyakit ini datang secara perlahan-lahan, sering tidak terdiagnosis dan baru terasa jika terjadi kecelakaan yang menyebabkan patah tulang atau keretakan tulang.
Biasanya, pada wanita usia 35-38 tahun kepadatan tulang sudah mencapai puncaknya. Setelah menopouse (pada 10 tahun pertama), kepadatan tulang wanita mulai berkurang, rata-rata sekitar 1-3 % pertahun akibat berkurangnya hormon estrogen. Sementara itu, penurunan hormon testosteron merupakan salah satu penyebab terjadinya osteoporosis pada kaum pria. Kondisi ini terjadi pada hampir sepertiga kaum pria yang berusia > 75 tahun.
Faktor-faktor pemicu osteoporosis
Jenis kelamin wanita
Kerangka tulang yang tipis/kecil
Bertambahnya usia
Faktor keturunan/genetik
Memasuki masa menopouse
Menstruasi tidak normal
Kebiasaan makan yang salah(anoreksia/bulimia)
Kebiasaan mengkonsumsi makanan berkalsium rendah
Kebiasaan menggunakan obat-obatan seperti kortikosteroid atau antikonvulsan(anti kejang)
Tingkat testosteron rendah(pada laki-laki)
Aktivitas rendah
Kebiasaan merokok
Alcoholic
Bagaimana mencegah osteoporosis?
Yakni dengan melalui diet tinggi kalsium dan sumber zat gizi lainnya yang mendukung proses penyerapan kalsium. Asupan kalsium harus diberikan sejak dini, karena berpengaruh terhadap kondisi tulang di usia senja.
Angka kecukupan kalsium untuk lansia di Indonesia adalah 500 mg/hari. Sebaiknya kebutuhan kalsium tubuh di penuhi dari makanan alami. Jika asupan kalsium berlebihan(>2500 mg/hari) akan mengganggu proses penyerapan zat besi dan seng. Akibatnya bisa terjadi kencing batu dan kerusakan ginjal meningkat.
Aneka pangan sumber kalsium
1.Mengandung kalsium >300 mg
1 ekor belut ukuran sedang
3 sdm teri kering
1 ekor mujair goreng ukuran sedang
3 sendok makan bungkil kacang tanah
2 sdm rebon kering
3 sdm susu skim
2.Mengandung kalsium antara 200-300 mg
Satu potong keju berukuran sedang
Satu cangkir susu
Satu gelas yoghurt
3 sdm ikan bilis berukuran sedang
100 g bayam merah
Satu potong tahu murni berukuran besar(susu kedelai)
Penyerapan kalsium yang berasal dari makanan berkisar antara 30-50 %. Oleh karena itu perlu sumber zat gizi lain yang berfungsi meningkatkan penyerapan kalsium.
Selain kebiasaan merokok, hal penting lainnya adalah dengan menghindari makanan yang dapat menyebabkan hilangnya kalsium dalam kerangka tulang, contohnya: kafein, alkohol, minuman ringan berkarbonasi, garam, obat kortikosteroid dan daging.
semoga bermanfaat....
Biasanya, pada wanita usia 35-38 tahun kepadatan tulang sudah mencapai puncaknya. Setelah menopouse (pada 10 tahun pertama), kepadatan tulang wanita mulai berkurang, rata-rata sekitar 1-3 % pertahun akibat berkurangnya hormon estrogen. Sementara itu, penurunan hormon testosteron merupakan salah satu penyebab terjadinya osteoporosis pada kaum pria. Kondisi ini terjadi pada hampir sepertiga kaum pria yang berusia > 75 tahun.
Faktor-faktor pemicu osteoporosis
Jenis kelamin wanita
Kerangka tulang yang tipis/kecil
Bertambahnya usia
Faktor keturunan/genetik
Memasuki masa menopouse
Menstruasi tidak normal
Kebiasaan makan yang salah(anoreksia/bulimia)
Kebiasaan mengkonsumsi makanan berkalsium rendah
Kebiasaan menggunakan obat-obatan seperti kortikosteroid atau antikonvulsan(anti kejang)
Tingkat testosteron rendah(pada laki-laki)
Aktivitas rendah
Kebiasaan merokok
Alcoholic
Bagaimana mencegah osteoporosis?
Yakni dengan melalui diet tinggi kalsium dan sumber zat gizi lainnya yang mendukung proses penyerapan kalsium. Asupan kalsium harus diberikan sejak dini, karena berpengaruh terhadap kondisi tulang di usia senja.
Angka kecukupan kalsium untuk lansia di Indonesia adalah 500 mg/hari. Sebaiknya kebutuhan kalsium tubuh di penuhi dari makanan alami. Jika asupan kalsium berlebihan(>2500 mg/hari) akan mengganggu proses penyerapan zat besi dan seng. Akibatnya bisa terjadi kencing batu dan kerusakan ginjal meningkat.
Aneka pangan sumber kalsium
1.Mengandung kalsium >300 mg
1 ekor belut ukuran sedang
3 sdm teri kering
1 ekor mujair goreng ukuran sedang
3 sendok makan bungkil kacang tanah
2 sdm rebon kering
3 sdm susu skim
2.Mengandung kalsium antara 200-300 mg
Satu potong keju berukuran sedang
Satu cangkir susu
Satu gelas yoghurt
3 sdm ikan bilis berukuran sedang
100 g bayam merah
Satu potong tahu murni berukuran besar(susu kedelai)
Penyerapan kalsium yang berasal dari makanan berkisar antara 30-50 %. Oleh karena itu perlu sumber zat gizi lain yang berfungsi meningkatkan penyerapan kalsium.
Selain kebiasaan merokok, hal penting lainnya adalah dengan menghindari makanan yang dapat menyebabkan hilangnya kalsium dalam kerangka tulang, contohnya: kafein, alkohol, minuman ringan berkarbonasi, garam, obat kortikosteroid dan daging.
semoga bermanfaat....
Rabu, 15 April 2009
Ginger for your HeaLth
Ginger (gan jiang or sheng jiang) alias jahe
What is ginger?
A knotted, beige-colored root, ginger has been used in cooking in China and India for more than 4,000 years. It is known for its sharp, spicy flavor. In addition to its culinary uses, it has several medicinal properties.
Why do we need ginger? What is it used for?
In animal studies, ginger has inhibited the absorption of cholesterol and increased the flow of bile. It also stimulates the circulatory system and acts as a blood thinner.
In humans, ginger has been shown to relieve motion sickness better than any over-the-counter medication. Other studies have found it to ease pain from sore throats and aches caused by colds and flu. High doses of ginger (10-20g per day) have been found to significantly decrease pain associated with migraines and rheumatoid arthritis.
How much ginger should I take?
Intake of ginger depends on the condition. In general, no more than 2-4 grams of fresh ginger should be taken daily in addition to whatever ginger you may get from your diet. However, other doses are recommended for the following conditions:
• Nausea, gas or indigestion: 2-4g of fresh root (0.25-1.00g of powdered root)
• Cold and flue symptoms, headaches: ginger tea (2 tablespoons of freshly shredded ginger steeped in boiled water 2-3 times daily)
• Arthritis: 2-4g daily; use oil or fresh root in a warm poultice or compress and apply to the painful areas.
What forms of ginger are available?
Ginger is available in a variety of forms. In addition to fresh ginger root (which is available at most supermarkets), it can be found as an extract, tincture, capsule or oil. Another good source is crystallized ginger, which is covered in sugar.
What can happen if I take too much ginger? Are there any interactions I should be aware of? What precautions should I take?
The American Herbal Products Association has given fresh ginger root a class I safety rating, meaning it is a safe herb with a wide dosage range. However, dried ginger root has a class II B rating, which means it should not be used during pregnancy.
Some evidence suggests that ginger may interfere with heart medications, diabetes medications and anticoagulants. Since ginger also increases the flow of bile, it should not be taken by patients with gallstones. Excessive amounts of ginger may cause mild heartburn.
________________________________________
References
• Awang DVC. Ginger. Can Pharma J 1992:309-311.
• Bone K. Ginger. Br J Phytother 1997;4(3):110-120.
• USP publishes information monographs on ginger and valerian. HerbalGram 1998;43:30,57,71.
• Grontved A, et al. Ginger root against seasickness: a controlled trial on the open sea. Acta Otolaryngol 1988;105:45-49.
• Schulick P. The many roles of ginger. Natural Foods Merchandiser's Nutrition Science News 1995:6-7.
• Schulz V, HÅ“nsel R, Tyler VE. Rational Phytotherapy: A Physicians' Guide to Herbal Medicine, 3rd ed. Berlin, Germany: Springer; 1998.
dari www.naturopathydigest.com
What is ginger?
A knotted, beige-colored root, ginger has been used in cooking in China and India for more than 4,000 years. It is known for its sharp, spicy flavor. In addition to its culinary uses, it has several medicinal properties.
Why do we need ginger? What is it used for?
In animal studies, ginger has inhibited the absorption of cholesterol and increased the flow of bile. It also stimulates the circulatory system and acts as a blood thinner.
In humans, ginger has been shown to relieve motion sickness better than any over-the-counter medication. Other studies have found it to ease pain from sore throats and aches caused by colds and flu. High doses of ginger (10-20g per day) have been found to significantly decrease pain associated with migraines and rheumatoid arthritis.
How much ginger should I take?
Intake of ginger depends on the condition. In general, no more than 2-4 grams of fresh ginger should be taken daily in addition to whatever ginger you may get from your diet. However, other doses are recommended for the following conditions:
• Nausea, gas or indigestion: 2-4g of fresh root (0.25-1.00g of powdered root)
• Cold and flue symptoms, headaches: ginger tea (2 tablespoons of freshly shredded ginger steeped in boiled water 2-3 times daily)
• Arthritis: 2-4g daily; use oil or fresh root in a warm poultice or compress and apply to the painful areas.
What forms of ginger are available?
Ginger is available in a variety of forms. In addition to fresh ginger root (which is available at most supermarkets), it can be found as an extract, tincture, capsule or oil. Another good source is crystallized ginger, which is covered in sugar.
What can happen if I take too much ginger? Are there any interactions I should be aware of? What precautions should I take?
The American Herbal Products Association has given fresh ginger root a class I safety rating, meaning it is a safe herb with a wide dosage range. However, dried ginger root has a class II B rating, which means it should not be used during pregnancy.
Some evidence suggests that ginger may interfere with heart medications, diabetes medications and anticoagulants. Since ginger also increases the flow of bile, it should not be taken by patients with gallstones. Excessive amounts of ginger may cause mild heartburn.
________________________________________
References
• Awang DVC. Ginger. Can Pharma J 1992:309-311.
• Bone K. Ginger. Br J Phytother 1997;4(3):110-120.
• USP publishes information monographs on ginger and valerian. HerbalGram 1998;43:30,57,71.
• Grontved A, et al. Ginger root against seasickness: a controlled trial on the open sea. Acta Otolaryngol 1988;105:45-49.
• Schulick P. The many roles of ginger. Natural Foods Merchandiser's Nutrition Science News 1995:6-7.
• Schulz V, HÅ“nsel R, Tyler VE. Rational Phytotherapy: A Physicians' Guide to Herbal Medicine, 3rd ed. Berlin, Germany: Springer; 1998.
dari www.naturopathydigest.com
Senin, 06 April 2009
Cegah komplikasi Diabetes

SINDROMA 10=GULOH SISAR
G = Gula
U = Urat (Asam urat)
L = Lemak(Lipid, antara lain kolesterol, trigliserida, kolesterol HDL, kolesterol LDL)
O = Obesitas (Berat badan berlebih)
H = Hipertensi
S = Sigaret
I = Inaktivitas
S = Stres
A = Alkohol
R = Regular check up
1.Gula
Batasi penggunaan gula dan makanan/minuman terlalu manis
Motto: Sugar is diseases
Untuk diabetesi diusahakan regulasi DM yang baik dan berkesinambungan usahakan HbA1c selalu kurang dari 7 %, GDP <130 mg/dl, Gula darah 2 jam PP < 160-200 mg/dl.
2.Urat (Asam Urat)
Batasi makanan yang mengandung banyak purin, karena purin dapat menyebabkan hiperurisemia dengan efek samping timbul agregasi trombosit, yang dapat memacu timbulnya aterosklerosis atau penyempitan pembuluh darah, juga menyebabkan urolithiasis dan gout/sakit sendi.
Batasilah JAS BUKE
Jerohan, Alkohol, Sarden- Burung dara, Unggas, Kaldu, Emping
3. Lemak/Lipid
Usahakan mencapai DESIRABLE LIPID TRIAD :
• Total kolesterol < 200 mg/dl
• HDL Kolesterol m> 45 mg/dl
• LDL kolesterol < 130 mg/dl
• Trigliserida < 200 mg/dl
Diet : hindari makanan berlemak secara berlebihan, kurangi TEK-KUK-CS2
Telur, Keju-Kepiting,Udang,Kerang-Cumi, Susu, Santan
Budayakan makan sayur dan buah-buahan setiap hari
4.Obesitas
Cegah kegemukasn. Pertahankan BB ideal.
IMT (index Massa Tubuh < 25) atau BBR < 110 %
IMT : BB (kg)/(TB(m))2
BBR : BB (kg)/TB(cm)-100
5.Sigaret
Berhenti merokok
6.Hipertensi
Usahakan tensi tidak melebihi 140/90 mmHg
7.Inaktivitas
Lakukan olahraga teratur untuk menghilangkan kalori sekitar 300 kalori/hari. Atau jalan kaki kurang lebih 3 km sehari. Hindari Inaktivitas(tidak olahraga)
8.Stres
Hindari stress
9.Alkohol
Stop alcohol.
10.Regular Check up
Kontrol teratur.
Bila anda/keluarga anda terdiagnosis DM, pertama kali yang harus anda lakukan adalah ikhlas dengan ketentuan Allah SWT. Pintu ikhlas akan mempermudah Anda melalui hari-hari bersama DM. Betul, DM adalah penyakit degeneratif, namun bukan berarti dunia anda berakhir bila terdiagnosis DM. Jalani, dan ambil sisi positifnya, dengan DM mungkin ini jalan bagi Anda untuk bias berpola hidup sehat.
Ingat, sumber dari sumber penyakit adalah perut. Siapapun yang tidak menjaga isi perutnya dengan baik, pasti akan dihinggapi penyakit.
Senjata untuk mengurangi komplikasi Diabetes Mellitus

SINDROMA 10=GULOH SISAR
G = Gula
U = Urat (Asam urat)
L = Lemak(Lipid, antara lain kolesterol, trigliserida, kolesterol HDL, kolesterol LDL)
O = Obesitas (Berat badan berlebih)
H = Hipertensi
S = Sigaret
I = Inaktivitas
S = Stres
A = Alkohol
R = Regular check up
1.Gula
Batasi penggunaan gula dan makanan/minuman terlalu manis
Motto: Sugar is diseases
Untuk diabetesi diusahakan regulasi DM yang baik dan berkesinambungan usahakan HbA1c selalu kurang dari 7 %, GDP <130 mg/dl, Gula darah 2 jam PP < 160-200 mg/dl.
2.Urat (Asam Urat)
Batasi makanan yang mengandung banyak purin, karena purin dapat menyebabkan hiperurisemia dengan efek samping timbul agregasi trombosit, yang dapat memacu timbulnya aterosklerosis atau penyempitan pembuluh darah, juga menyebabkan urolithiasis dan gout/sakit sendi.
Batasilah JAS BUKE
Jerohan, Alkohol, Sarden- Burung dara, Unggas, Kaldu, Emping
3.Lemak/Lipid
Usahakan mencapai DESIRABLE LIPID TRIAD :
• Total kolesterol < 200 mg/dl
• HDL Kolesterol m> 45 mg/dl
• LDL kolesterol < 130 mg/dl
• Trigliserida < 200 mg/dl
Diet : hindari makanan berlemak secara berlebihan, kurangi TEK-KUK-CS2
Telur, Keju-Kepiting,Udang,Kerang-Cumi, Susu, Santan
Budayakan makan sayur dan buah-buahan setiap hari
4.Obesitas
Cegah kegemukasn. Pertahankan BB ideal.
IMT (index Massa Tubuh < 25) atau BBR < 110 %
IMT : BB (kg)/(TB(m))2
BBR : BB (kg)/TB(cm)-100
5.Sigaret
Berhenti merokok
6.Hipertensi
Usahakan tensi tidak melebihi 140/90 mmHg
7.Inaktivitas
Lakukan olahraga teratur untuk menghilangkan kalori sekitar 300 kalori/hari. Atau jalan kaki kurang lebih 3 km sehari. Hindari Inaktivitas(tidak olahraga)
8.Stres
Hindari stress
9.Alkohol
Stop minum alcohol.
10.Regular Check up
Kontrol teratur.
Bila anda/keluarga anda terdiagnosis DM, pertama kali yang harus anda lakukan adalah ikhlas dengan ketentuan Allah SWT. Pintu ikhlas akan mempermudah Anda melalui hari-hari bersama DM. Betul, DM adalah penyakit degeneratif, namun bukan berarti dunia anda berakhir bila terdiagnosis DM. Jalani, dan ambil sisi positifnya, dengan DM mungkin ini jalan bagi Anda untuk bisa berpola hidup sehat.
Ingat, sumber dari sumber penyakit adalah perut. Siapapun yang tidak menjaga isi perutnya dengan baik, pasti akan dihinggapi penyakit.
Label:
asam urat,
diabetes,
gaya hidup,
kencing manis,
kolesterol
Langganan:
Komentar (Atom)

