Global warming atau pemanasan suhu global pada dasarnya merupakan bagian dari perubahan iklim secara global.
Iklim adalah rata-rata cuaca harian dalam jangka waktu tertentu. Sedangkan cuaca terdiri dari variable suhu, kelembaban, arah dan kecepatan angin (Patz, 1996). Perubahan iklim termasuk perubahn rata-rata suhu harian, kelembaban, arah dan kecepatan angina membentuk pola musim seperti musim hujan, kemarau yang berkepanjangan, musim dingin, curah hujan yang luar biasa dan lain sebagainya. Sedangkan global warming adalah bagian dari perubahan iklim tersebut, yakni perubahan suhu rata-rata harian yang cenderung lebih tinggi dibanding sebelumnya.
Diperkirakan suhu bumi pada tahun 2100 meningkat antara 1,4 hingga 5,8 derajat celcius. Peningkatan suhu bumi disertai peningkatan permukaan air laut. Permukaan air laut juga meningkat antara 0,1 hingga 0,2 meter pada abad 20 dan akan lebih meningkat lagi pada abad 21. Akibat pemanasan suhu dunia, maka kutub utara maupun kutub selatan sedikit demi sedikit akan mencair. Tahun 1998 diketahui merupakan tahun terpanas dalam sejarah pencatatan suhu yang dipasang sejak tahun 1860(Baum, 2002). Jdi sebagai ibu, apa yang bisa kita lakukan untuk mengurangi pemanasan global? Pertama, buang sampah pada tempatnya. Ajarrkan juga untuk memilah-milah sampah pada anak kita. Mana sampah organik yang bisa kita buat kompos, dengan sampah lain yang bisa didaur ulang(plastik,logam,dll) Kedua, hemat listrik. Jangan biarkan charger bergelantungan tanpa hapenya. hi hi. Saat malam hari, matikan lampu-lampu yang tidak perlu. Ketiga, berjalan kaki atau naik sepeda bila bepergian ke tempat yang relatif dekat. Keempat, kurangi penggunaan bahan yang susah hancur dan dapat mencemari lingkungan(plastik,dll), belilah produk dalam kemasan besar, jangan sachet.Bawalah plastik/keranjang sendiri saat ke pasar/swalayan. Kelima,tanami halaman rumah dengan pepohonan hijau. Selain hawa menjadi segar, bisa juga mengurangi kelelahan mata. Keenam, kalau ada dana, belilah produk-produk yang hemat listrik, ramah lingkungan. Contoh, kompor yang berbahan bakar gas dari kotoran sapi, mobil hybrid, rumah/mobil/elektronik yang menggunakan energi matahari. Ketujuh, carilah informasi tentang cara mendaur ulang. Lumayan, menyelamatkan bumi sambil mencari uang tambahan(kalo laku dijual lho...) Kedelapan, ikhlaskan niat, karena apa yang kita lakukan adalah suatu kebaikan. Semoga Allah SWT ridho. Amin.