Jumat, 06 Februari 2009

PIJAT YUK!

MANFAAT PIJAT

PENDAHULUAN
Badan yang capek dan pegal, untuk memulihkannya ada beberapa hal yang bisa kita lakukan. Apalagi dalam Islam, tubuh memiliki hak untuk dijaga kesehatannya, sesuai dengan hadits Rasululloh SAW: tubuh memiliki hak atas dirimu
Dan kita senantiasa harus menjaga tubuh supaya selalu kuat dan sehat
Rasul bersabda, “Bahwa Almu’min qowiyyu khairun wa ahabbu illalloh minal mu’min dhoif, wa fi kullin khoirun”. Sebenarnya target menjaga kesehatan bukan sekedar sehat, tapi sehat dan kuat. Dengan memiliki badan sehat dan kuat, maka kita akan memiliki “ full power” dalam bekerja. Dengan full power, maka produktifitas kita akan lebih baik dan lebih tinggi.

Salah satu cara yaitu dengan PIJAT

Sejarah Pijat
Di Indonesia :
Pijat atau urut, sudah dikenal sejak lama, sejak zaman kerajaan di Pulau Jawa. Pada masa itu, masyarakat Jawa menyebut pijat dengan istilah urut dan digunakan sebagai sarana kesehatan.

Contohnya, ibu-ibu yang akan melahirkan/bersalin ditolong oleh dukun bayi. Jika terjadi kelainan, seperti posisi janin tidak benar, akan dirawat/ditangani oleh dukun bayi yang ahli. Begitu pula saat kelahirannnya.

Bahkan sesudah bersalin, selama 35 hari, sang ibu harus mendapat perawatan agar urat-urat kaki tidak menonjol keluar, selaput urat perut tidak membesar (gemuk-gombyor), kulit tetap kencang dan badan sehat. Sang bayipun demikian, selama 40 hari, setiap dua hari sekali, harus dirawat agar pertumbuhannya baik, tidak rewel, ceria dan sehat.
Selain itu orang yang masuk angin, badan ngilu dan pegal-pegal juga perlu tukang urut agar peredaran darah lancar, stamina meningkat dan badan nyaman.

Pada 1960, di Solo berdiri sebuah panti/yayasan rehabilitasi penderita cacat yang diberi nama RC Prof Soeharso. Waktu itu mereka mendatangkan buku-buku mengenai ilmu pijat dari Jerman, antara lain buku teori pijat karangan Prof Thomson, karangan Dr Gouwh, dan Prof Gova. Mereka juga mendatangkan sejumlah buku pengetahuan mengenai anatomi, patologi dan psikologi.
Sejak itu, pijat atau urut lebih dikenal dengan sebutan keren: massage. Mereka yang telah mengikuti pendidikan mengenai cara-cara memijat, lulus ujian dan memperoleh sertfikat, disebut masseur atau juru pijat.

Di luar Negeri :
Pijat sudah dikenal sejak zaman Yunani kuno, Romawi kuno, Indian, Mesir dan jerman.

Manfaat pijat
Jadi, tujuan pijat adalah membuat badan menjadi sehat. Secara singkat, pijat mempunyai sejumlah tujuan antara lain.
- melancarklan peredaran darah dan kelenjar getah bening.hal ini akan meningkatkan system imunitas
- memberikan relaksasi pada urat dan syaraf
- memberikan kekenyalan pada otot,
- Memberikan kenyaman serta kehangatan terhadap tubuh,
- mengurangi inflamasi/peradangan dan mengurangi bengkak
- secara psikologis,memberikan perasaan rileks akibat dikeluarkannya hormon endorphin. Perasaan positif ini nantinya akan mengurangi rasa nyeri dan depresi. (Penelitian oleh Institute of Medicine, Philadelphia)
- mengaktifkan system syaraf parasimpatis, sehingga terjadi “rest and digest respons”,,,,,,detak jantung melambat, pembuluh darah melebar, melancarkan semua system pencernaan-------melancarkan metabolisme tubuh.

Indikasi pijat :
-fatigue/kelelahan
- nyeri - peradangan
- tumor
- low back pain
-olahragawan
- kecantikan dan kebugaran
- gangguan tidur
- stress

Kontra indikasi :
- Trombosis vena
- Gangguan perdarahan
- Mengkonsumsi obat anti pembekuan darah : warfarin
- Kerusakan pembuluh darah
- Kondisi dimana terjadi kerapuhan tulang : osteoporosis, patah tulang, kanker

Side effect yang mungkin timbul:
- alergi minyak urut
- bengkak
- nyeri sementara

Pijat, bisa digunakan pada semua tingkatan usia. Baik anak-anak, maupun orang tua (dewasa). Lebih bagus lagi, pijat penting untuk perawatan orang-orang lanjut usia (manula) serta olahragawan. Sebab dengan pijat, peredaran darah jadi lancar, dan badan sehat.
Jadi, selain relaksasi, pijat bisa dimanfaatkan untuk pengobatan sejumlah penyakit yang tidak disebabkan oleh jamur atau virus/bakteri. Hanya saja, pijat tidak boleh atau pantang dilakukan terhadap wanita yang sedang hamil muda (1-5 bulan) karena amat berisiko. Pijat untuk wanita hamil hanya boleh dilakukan pada bagian-bagian tertentu seperti tangan dan kaki, serta punggung, dan leher. Pinggul, perut dan pinggang tidak boleh diurut.



Manipulasi pijat
Pijat massage memiliki tujuh bentuk/manipulasi pegangan, yakni tiga gerakan urut (eflorase), tiga gerakan bentuk pijatan (petresage) dan satu gerakan berbentuk memukul(tapotemen).

Padahal untuk setiap bagian anggota tubuh, cara perawatannya berbeda dan bervariasi.
Berdasarkan lamanya praktik dan berbagai kasus yang berhasil ditangani, maka pijat massage dibagi menjadi tiga jenis perawatan.
Pertama, sport massage, yakni pijat untuk perawatan atau pembinaan olahraga. Kedua, segment massage, yakni pijat pengobatan untuk penyakit yang tidak diakibatkan oleh bakteri atau jamur. Ketiga, pijat kosmetik, yakni pijat yang dipakai untuk perawatan kecantikan.

SIAPA SAJA YANG BISA DIPIJAT?
Dewasa, bayi dan anak-anak.

PIJAT PADA ORANG DEWASAPada orang dewasa, pijat dapat dilakukan setiap hari dengan durasi 30 sampai dengan 45 menit. Pada dasarnya setiap orang bisa melakukan pijat, asal dilakukan sesuai dengan tehnik pemijatan yang benar.
Tahap awal pemijatan dapat dimulai dari kaki, sebab kaki merupakan bagian tubuh yang paling bersahabat terhadap sentuhan. Yaitu bisa dilakukan pengurutan dari kaki ke paha, juga gerakan memeras pada kedua kaki. Selain itu dapat dilakukan pijatan lembut di telapak kaki, lakukan juga pemijatan pada jari-jari kaki, sebab hal ini dapat melancarkan peredaran darah.
Selanjutnya naik kebagian perut, dari ulu hati ke pusar dengan gerakan lembut, karena perut berisi organ-organ intestinal yang sangat sensitif. Kemudian lakukan gerakan melingkari pusar searah jarum jam, termasuk gerakan samping, yaitu kiri kanan perut menuju ke tengah seperti mengangkat perut. Dibagian dada lakukan gerakan menyilang dari bahu.
Dari tengah dada dibuka ke samping menuju bawah sehingga gerakan tangan membentuk jantung hati. Pada kedua lengan tangan dapat dilakukan gerakan pengurutan seperti pemijatan kaki. Untuk wajah, dari tengah dahi menuju telinga yang dilakukan dengan kedua tangan. Hal serupa juga dilakukan pada hidung menuju telinga, juga dari dagu menuju telinga
Pada saat tubuh tengkurap, pemijatan dapat diawali dibagian leher dilanjutkan pemijatan pada kedua bahu dengan gerakan memeras. Selanjutnya pemijatan punggung dapat dilakukan pada kedua bagian punggung kanan kiri menuju bawah.

PIJAT PADA ANAK-ANAK/BAYI
Pijat pada anak dapat dilakukan setiap hari, bahkan sehari dapat dilakukan sampai dua kali. Durasinya cukup 10 sampai 15 menit, jangan terlalu lama, sebab dapat mengakibatkan tubuh menjadi memar. Pijat pada anak sebaiknya dilakukan pada seluruh tubuh.
Disamping itu, anak yang rutin dipijat, gelombang otaknya bisa berubah, yaitu menurunkan gelombang Alfa dan meningkatkan gelombang Beta dan Teta. Imbasnya bayi dapat tidur lebih pulas, juga dapat meningkatkan konsentrasi.
Pijat juga bisa membuat penyebaran nutrisi seluruh tubuh menjadi lebih baik, juga dapat merangsang saraf Vagus atau saraf otak nomor 10 yang dapat merangang Enzim Gastrin dan Insulin, sehingga pencernaan menjadi lancar, jadi dapat memicu peningkatan berat badan anak dan memacu sistim sirkulasi anak, denyut jantung, pernapasan, pencernaan dan sistim kekebalan tubuh.
Manfaat lain dari pijat pada anak adalah, terhadap pertumbuhan anak. Umumnya anak yang rutin dipijat akan mengalami pertumbuhan fisik Motorik dan Kognitif lebih baik dibandingkan dengan anak yang tidak dipijat

PIJAT SYAR’I (SESUAI SYARIAT)

1. Juru pijat usahakan yang terlatih (memiliki ilmu tentang tehnik pijat)

2. Menjaga hijab laki-laki dan perempuan
Yaitu untuk pijat orang2 yang sudah baligh, pasien laki-laki juru pijatnya laki2, demikian pula dengan pasien perempuan juru pijatnya perempuan
Dasar : "... Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang (biasa) tampak daripadanya... " (an-Nur: 31 )

Menurut jumhur ulama, perhiasan yang biasa tampak itu ialah "wajah dan telapak tangan." Dengan demikian, wanita boleh menampakkan wajahnya dan kedua telapak tangannya, bahkan (menurut pendapat Abu Hanifah dan al-Muzni) kedua kakinya
Adapun melihat perhiasan (bagian tubuh) yang tidak biasa tampak, seperti rambut, leher, punggung, betis, lengan (bahu), dan sebagainya, adalah tidak diperbolehkan bagi selain mahram, menurut ijma. Ada dua kaidah yang menjadi acuan masalah ini beserta masalah-masalah yang berhubungan dengannya.

Pertama, bahwa sesuatu yang dilarang itu diperbolehkan ketika darurat atau ketika dalam kondisi membutuhkan, seperti kebutuhan berobat, melahirkan, dan sebagainya, pembuktikan tindak pidana, dan lain-lainnya yang diperlukan dan menjadi keharusan, baik untuk perseorangan maupun masyarakat.

Kedua, bahwa apa yang diperbolehkan itu menjadi terlarang apabila dikhawatirkan terjadinya fitnah, baik kekhawatiran itu terhadap laki-laki maupun perempuan. Dan hal ini apabila terdapat petunjuk petunjuk yang jelas, tidak sekadar perasaan dan khayalan sebagian orang-orang yang takut dan ragu-ragu terhadap setiap orang dan setiap persoalan.

3. Menggunakan alat bantu yang tidak diharamkan, contoh : minyak urut yang halal dan thoyib (tidak menyebabkan alergi), tidak menggunakan mantra2 yang bermuatan kemusyrikan.

4. Jangan lupa berdoa, supaya terapi pijat yang dilakukan memberikan manfaat